Jumat, 08 Mei 2015

Kongruen dalam Matematika Sekolah Dasar

Pengertian Kongruen
Bangun - bangun geometri dikatakan kongruen ( sama sebangun ) jika dan hanya jika bangun - bangun itu mempunyai ukuran dan bentuk yang sama. Jadi bisa diingat betul bahwa kongruen adalah bentuknya sama dan ukurannya sama. Jika tidak memenuhi salah satu saja, maka bangun tersebut tidak kongruen.
Sehingga segitiga yang kongruen adalah segitiga yang bentuknya sama dan ukurannya sama.
Segitiga kongruen memang harus mempunyai bentuk dan ukuran yang sama. Tetapi karena segitiga merupakan bangun yang istimewa, maka segitiga ini mempunyai beberapa hal penting mengenai kongruen. Jadi, kita tidak perlu mencari ketiga panjang sisinya dan mencari ketiga besar sudutnya.
Untuk mengajarkan tentang segitiga dapat menggunakan gambar segitiga atau kertas lipat yang berbentuk segitiga.
Segitiga terangkai dari enam unsur yang terdiri dari tiga sisi dan tiga sudut. Berikut adalah gambar yang menunjukkan unsur – unsur yang membentuk segitiga.:

Dari kegiatan yang kalian lakukan sebelumnya, apakah kedua segitiga tersebut kongruen? Mengapa demikian? Selanjutnya, dapat kita simpulkan bahwa dua segitiga, dikatakan kongruen jika dan hanya jika keduanya mempunyai bentuk dan ukuran yang sama. Jika demikian, unsur-unsur yang seletak saling menutup dengan sempurna. Jadi syarat dua segitiga yang kongruen adalah
a.       sudut - sudut yang bersesuaian ( seletak ) sama besar.
b.      sisi - sisi yang bersesuaian ( seletak ) sama panjang.
Perhatikan gambar berikut ini.

Δ ABC ~ Δ PQR sehingga berlaku pula syarat kesebangunan, yaitu :
a.       sudut - sudut yang bersesuaian ( seletak ) sama besar.
b.      sisi - sisi yang bersesuaian ( seletak ) sebanding proposional.

Artikel lainnya:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar